27 Juni 2025 467 Kali
SEJARAH DESA
Desa Periuk Merupakan Desa Pemekaran dari Desa Mendupo. Oleh sebab itu, cikal bakal terbentuknya Desa Periuk tidak terlepas dari historis Desa Mendupo. Desa Mendupo sendiri sebenarnya lebih dikenal dengan sebutan Tembalang dan dari segi sejarah asal-usul pantas dinamakan Sebagai Desa Periuk. Namun, regulasi Otonomi Daerah dalam terbentuknya pemekaran Desa Penamaan Desa lebih diartikulasi secara harafiah tanpa mempertimbangkan dan memahami asal-usul, historis dan etnik tertentu.
Menurut cerita atau sejarah turun tumurun konon katanya ada sekelompok suku Bulusu yang hidupnya berpindah-pindah tempat akibat menghindari perperangan antara suku Dayak Sendiri atau dikenal dengan sebutan “Mengayau”. Mengayau bahasa Bulusunya “Ngayou” adalah sistem Perang antar suku yang Sadis, dan mengadu Nyali untuk memotong Kepala Manusia kemudian diambil sebagai dasar melaksanakan Upacara Adat Kematian dikalangan suku Dayak. Akibat sistem Mengayau tersebut ada sekelompok suku Bulusu yang dalam kelompok tersebut ada ikatan garis keturunan menetap dan mendiami salah satu kawasan yang disebut Batu Bajil yang berada ,hulu pemunkiman kampung tepi sungai betayau..
Salah satu Tokoh atau Pemimpin dalam sekolompok Dayak Bulusu yang tinggal di Batu Bajil adalah Yaki Ilap (Yaki adalah Orang yang dituakan / Kakek). Menurut legenda dalam sekolompok masyarakat yang dipimpin Yaki Ilap, mereka sering didatangi Binatang Buas disebut “Mondou” atau sejenis singa sering memaksa orang-orang yang tinggal disekitar. Mondou atau Binatang Buas ini adalah hantu/setan yang menyerupai singa yang ganas yang minumannya darah manusia dan makanannya daging manusia. Atas serangan tersebut mereka sangat ketakutan, cemas dan tidak berani bepergian jauh.
Hari-kehari serangan Mondou tersebut banyak memakan korban sehingga Yaki Ilap dibantu masyarakatnya berinisiatif membuat benteng pertahanan untuk menangkap dan mengantisipasi serangan Singa tersebut dengan cara menanam pohon pisang hutan atau disebut Sagut disekeliling kawasan rumah tempat tinggal mereka. Sagut ini adalah sejenis tumbuhan Pisang namun tumbuhan hutan yang apabila tumbuh sangat rapat sehingga membentengi Singa yang datang ingin memangsa.
Alkisah, jerih payah yaki Ilap berhasil Mondou tersebut berhasil ditangkap dan dibunuh sehingga tidak lagi gangguan binatang buas yang menakutkan. Yaki Ilap sudah Tua dan Muncul Pemimpin Baru sebagai penganti yaitu Yaki Agoi. Yaki Agoi kemudian membawa sekolompok masyarakatnya pindah tempat tinggal sehingga meninggalkan Batu Bajil dan turun kemudian menetap di Sungai Periuk. Sungai Periuk ini adalah tempat permungkiman kedua. Dalam kurun waktu yang cukup lama bermungkim di Sungai Periuk Yaki Agoi diganti dengan Yaki Iyung. Masa kepemimpinan Yaki Iyung juga membawa masyarakatnya pindah tempat permukiman dari sungai Periuk ke Sungai Embangop. Setelah Yaki Iyung sudah tua diganti lagi Yaki Uwan yang membawa masyarakatnya pindah lagi dari Sungai Embangop ke Sungai Olo. Setelah Yaki Uwan habis masanya diganti dengan Yaki Ugan. Yaki ugan juga dalam mencari tempat dan lokasi yang baik mengajak masyarakatnya pindah tempat dinamakan Liagu Luason.
Pada Tahun 1960-an sekolompok masyarakat yang dibawah kepemimpinan Yaki Ugan akhirnya pindah lagi dan menetap di Desa Mendupo sekarang ini atau yang dikenal Tembalang sampai menjadi Desa yang Definitif pada Tahun 1970 yang mana Kepala Kampung Pertama adalah Bpk Inci.
Pada Tahun 1999, diadakan PILKADES, berdasarkan suara perolehan terbanyak dari masyarakat terpilihlah Bapak Ingkung sebagai Kepala Desa Mendupo Periode 1999-2008. Tahun 2008-2010 adalah masa transisi pemerintahan desa dipimpin Pejabat Kepala Desa , yaitu Bapak Yunin. Setelah diadakan PILKADES pada Tahun 2010 terpilihlah Bapak Nelson Sebagai Kepala Desa Mendupo Periode 2010-2015.
Berdasarkan prakarsa masyarakat dan inisiatif Kepala Desa Mendupo bersama BPD, pada Tahun 2014 dimekarkanlah Desa Baru yang disebut Desa Periuk. Pada tanggal 1 Oktober 2014 dilaksanakan PILKDES, berdasarkan hasil pemilihan, maka terpilihlah Petrus Utul Sebagai Kepala Desa Periuk Periode 2015-2021. Desa Periuk adalah Nama Sungai sebagai tempat tinggal / permungkiman kedua sekelompok keturunan masyarakat desa Mendupo dan Desa Periuk sekarang ini.
NAMA-NAMA KEPALA DESA SEBELUM DAN SESUDAH BERDIRINYA DESA MENDUPO SAMPAI DIMEKARNYA DESA PERIUK
|
No. |
Periode, Tahun |
Nama Kepala Desa |
Keterangan |
|
1. |
Tidak dapat diketahui |
YAKI ILAP |
Pada jaman ini pimpinan desa di sebut sebagai Pembakal |
|
2. |
Tidak dapat diketahui |
YAKI IYUNG |
s.d.a |
|
3. |
Tidak Dapat Diketahui |
YAKI AGOI |
Kepala Kampung |
|
4. |
Tidak Dapat Diketahui |
YAKI UWAN |
Kepala Kampung |
|
5. |
Tidak Diketahui |
YAKI UGAN |
Kepala Kampung |
|
6. |
1970-1999 |
YAKI INCI |
Kepala Kampung |
|
7. |
1999-2008 |
INGKUNG |
Kepala Desa |
|
8 |
2008-2010 |
YUNIN |
PJS |
|
9 |
2010-2015 |
NELSON |
Kepala Desa |
|
10 |
2015-2020 |
PETRUS UTUL |
Kepala Desa Periuk |
Untuk artikel ini
Belum ada agenda
| Hari ini | : | 42 |
| Kemarin | : | 61 |
| Total Pengunjung | : | 36.067 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.150 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran